SETWAN KAB SEMARANG ADAKAN SIMULASI PENANGANAN KEBAKARAN “

by September 28, 2026
KABUPATEN SEMARANG 0   5 views 0

Petugas damkar Kabupaten Semarang memberikan edukasi dan menrangkan tata cara penggunaan APAR dalam simulasi penanganan Kebakaran di Lingkungan Sekretariat DPRD kabupaten Semarang, jumat, 25/09/2026

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Sekretariat DPRD Kabupaten Semarang Gelar Simulasi Penanganan Kebakaran

Reportactual.com – UNGARAN – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan pegawai dalam menghadapi potensi kebakaran, Sekretariat DPRD Kabupaten Semarang bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Semarang menggelar Simulasi Penanganan Kebakaran, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut diikuti oleh seluruh pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Semarang, dengan perhatian khusus kepada Tim Pengamanan Dalam (Pamdal)/sekuriti yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan kantor.

Simulasi tersebut dilaksanakan setelah seluruh pegawai menyelesaikan kegiatan Jumat Bersih di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Semarang. Selain menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk membangun budaya keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.

Sebanyak lima personel Damkar Kabupaten Semarang hadir memberikan edukasi dan praktik secara langsung. Tim tersebut berada di bawah komando Mujiyanto, yang memberikan penjelasan mengenai berbagai langkah antisipasi sebelum terjadinya kebakaran hingga teknik dasar penanganan kebakaran pada level awal.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran, penanganan kebakaran skala kecil, cara menghadapi kebocoran gas yang memicu api, serta tata cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Tidak hanya teori, petugas Damkar juga memberikan peragaan secara langsung mengenai cara memegang, mengarahkan, dan menggunakan peralatan pemadam kebakaran. Peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan selang pemadam serta teknik penyemprotan air dari mobil pemadam kebakaran.

Antusiasme terlihat dari para peserta yang mengikuti setiap tahapan simulasi. Terlebih bagi Tim Pamdal, pengetahuan dan keterampilan tersebut menjadi bekal penting karena mereka merupakan salah satu unsur yang berada di garis depan dalam mengantisipasi berbagai situasi darurat di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Semarang.

Sekretaris DPRD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan Tribiantoro, S.STP., M.M., menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, simulasi penanganan kebakaran bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk pembekalan nyata bagi seluruh pegawai agar memiliki pengetahuan dan kesiapan ketika menghadapi kondisi darurat.

“Kegiatan seperti ini sangat penting karena keselamatan merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan adanya edukasi dan simulasi secara langsung, kita berharap seluruh pegawai, khususnya Tim Pamdal, semakin sigap, tenang, dan mampu mengambil langkah yang tepat apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran,” ujar Alexander.

Ia juga mendorong agar kegiatan edukasi dan simulasi keselamatan seperti ini terus dilakukan secara berkala.

“Harapannya, pengetahuan yang diperoleh hari ini tidak berhenti pada simulasi saja, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja kita sehari-hari. Semakin kita memahami cara mencegah dan menangani kebakaran sejak dini, semakin besar pula upaya kita dalam melindungi keselamatan seluruh pegawai dan menjaga fasilitas negara,” tambahnya.

Sementara itu, Mujiyanto dari Damkar Kabupaten Semarang menjelaskan bahwa penanganan kebakaran membutuhkan kecepatan, ketenangan, serta pemahaman terhadap sumber api dan jenis penanganannya.

“Yang paling penting adalah mengetahui langkah antisipasi sebelum kebakaran terjadi. Ketika api masih kecil, kita harus tahu bagaimana cara menanganinya dengan benar. Jangan panik, karena kepanikan justru dapat membuat situasi menjadi lebih berbahaya,” jelas Mujiyanto.

Ia juga menekankan pentingnya setiap pegawai mengenal dan mampu menggunakan APAR dengan tepat.

“APAR merupakan salah satu peralatan yang sangat penting untuk penanganan awal. Karena itu, bukan hanya petugas keamanan, tetapi seluruh pegawai sebaiknya mengetahui cara penggunaannya. Dengan keterampilan sederhana ini, kebakaran kecil dapat ditangani sedini mungkin sebelum berkembang menjadi lebih besar,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Sekretariat DPRD Kabupaten Semarang berharap seluruh pegawai semakin memiliki kesadaran terhadap pentingnya keselamatan kerja, mampu mengenali potensi bahaya kebakaran, serta memiliki keberanian dan keterampilan dasar untuk melakukan penanganan awal secara tepat.

Kegiatan simulasi ini sekaligus menjadi wujud komitmen Sekretariat DPRD Kabupaten Semarang dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, tanggap, dan memiliki budaya keselamatan, sehingga seluruh aktivitas kedinasan dapat berjalan dengan baik dan memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.