MALAM PUNCAK REUNI AKBAR PENGURUS IKA SPENSANGAR DIKUKUHKAN “

by January 8, 2018
INSPIRASI 1   519 views 0

Foto Dokumentasi panitia reuni akbarSMP N I Ungaran

Reportactual.com – Ungaran – Perhelatan Reuni Akbar SMP Negeri I Ungaran akhirnya berlangsung dengan meriah. Dihadiri oleh sekitar  1.500 orang alumninya kegiatan yang berlangsung selama dua hari dua malam tersebut berlangsung dengan sukses dan memberikan kesan yang tak terlupakan bagi para alumni yang hadiri dan seluruh penjuru negeri.

Berbagai acara yang telah disiapkan oleh panitia, satu persatu berlangsung dengan lancar, sukses dan hampir sesuai yang direncanakan.

Terlebih di malam puncak Reuni Akbar 2017 SMP 1 Ungaran yang hadiri oleh ribuan alumni lintas angkatan yang berbaur menjadi satu dalam kebersamaan dan kekeluargaan dalam satu dresscode warna orange, yang merupakan kaos official  dari panitia bagi setiap alumni yang hadir.

Sabtu (30/12). Alumni dari berbagai daerah di Indonesia hadir. Bahkan, alumnus yang kini tinggal di Seoul, Korsel, Sawarna angkatan 80-an juga ikut hadir memeriahkan jalannya reuni akbar.

Dalam kegiatan yang diikuti alumni angkatan 1961 hingga 2017 itu hingga para guru yang telah purna tugas tersebut, sekaligus dilakukan pengukuhan kepengurusan IKA Spensangar atau Ikatan Keluarga Alumni SMP 1 Ungaran. Dan terpilih sekaligus dikukuhkan pula Wawan Hari Purwanto sebagai Ketua Umum IKA Spensangar.

Dalam kesempatan yang disaksikan ribuan Alumni lintas generasi tersebut juga dilakuakan dilanjutkan penandatanganan prasasti IKA Spensangar yang dilakukan Kepala sekolah SMP Negeri I Ungaran, Sukardi dan ketua alumni IKA Spensangar, Wawan Hari Purwanto, serta didampingi Ketua Panitia reuni akbar, Nurdin Makruf.

Jumat (29/12) dengan sarasehan ”SMP 1 Ungaran Tempo Dulu, Kini, dan Akan Datang”. Para pembicara yang hadir dari alumni, sekolah, komite, akademisi, dan guru senior.
Jumat sore lalu kami juga menggelar karnaval budaya untuk memberi hiburan kepada masyarakat dan mengangkat potensi budaya Kabupaten Semarang. Drumband SMP 1 Ungaran, drumblek, barongsai, kuda lumping, Jatayu fashion dan reog ditampilkan,” kata Nurdin, kemarin.

Setelah itu, pada Jumat malam digelar pentas wayang dengan dalang cilik alumnus angkatan 2017. Acara dilanjutkan Sabtu pagi (30/12) dengan senam sehat oleh alumni angkatan 1979 dan diikuti warga. Berikutnya lomba yel-yel yang dimeriahkan 25 angkatan.

Saat malam puncak reuni ada penyerahan penghargaan kepada enam siswa berprestasi. Juga ada pemberian cendera mata dan tali asih untuk 25 guru yang telah purnatugas. Para guru yang telah purna juga bernyanyi dan membaca puisi,” papar Nurdin, alumni angkatan 1986.

Ketua Ika Sepnsangar, Wawan Hari Purwanto mengatakan, pihaknya ingin merenovasi aula yang kini tak bisa dipakai karena rusak.

‘Kami juga ingin beri beasiswa anak-anak berprestasi, termasuk guru berprestasi baik akademik maupun non akademik. Drumb band juga akan dikembangkan menjadi satuan yang lebih besar dan atraktif.”

Menurut Wawan, alumni ingin kembangkan karnaval budaya yang akan jadi ritual tahunan agar bermunculan potensi budaya daerah dan diviralkan ke berbagai media guna tarik wisatawan.

Kami ingin program alumni mengajar di kelas sesuai profesi secara berkala untuk memacu siswa agar mengerti ke mana arah ke depan yang pas. Kami ingin membantu lab untuk teknologi terapan agar anak-anak tertarik pada teknologi. Juga keterampilan olahraga dan pramuka kita dorong prestasi melalui lomba-lomba,” paparnya.

Alumni tidak ingin memungut biaya dari orang tua, kecuali jika memang ada orang tua menyumbang secara suka rela ya alhamdulilah. ‘‘Prinsip kami hanya memberi tak harap kembali.

Dalam even yang dimeriahkan bintang tamu Heidi Ibrahim (vokalis Power Slave) tersebut, peserta juga mendapat doorprize sepeda dari alumni 84, sofa bakpao dari alumni 86, dan lemari es dari panitia.

Peserta terjauh dari Korea, yakni Sarwana, Dia menetap di sana dan beristri orang Korea. Peserta terbanyak dari alumni 1984 ada 100 orang yang hadir. Peserta tertua Bu Sumiah dan Pak Edi angkatan 1964. Peserta terlengkap sekeluarga alumni SMP 1 Ungaran yakni Pak Nuryanto mantan Kadinas Pendidikan Kabupaten Semarang,” ujarnya.

Reuni akbar tersebut mengambil tema Together Will Be Better” dengan slogan ”Ora ono Awakmu Ora Rame”.

Penanaman pohon Tabebuya juga dilakukan ketua Ika Spensangar Wawan Hari Purwanto, yang juga merupakan seorang pengamat intelijen.

Kami menggali informasi terkait pendidikan dan infrastruktur sekolah. Kami fokus pada gedung aula sekolah yang mangkrak dan status tanah sekolah.Sebab lahan yang ditempati SMP 1 Ungaran belum menjadi milik Pemda. Kami khawatir akan dicaplok swasta. Karena itu, saat ini alumni sedang mengurus kepemilikan lahan sekolah yang merupakan peninggalan Belanda. Jangansampai cagar budaya ini jatuh ke tangan swasta. Karena, ribuan alumni punya banyak kenangan di sekolah tersebut “ Jelas Wawan.

Rencananya akan  ada program beasiswa untuk siswa berprestasi dan program alumni mengajar sesuai bidang atau kompetensi ungguan masing-masing “ tutur Wawan kembali.

Disadur dari suaramerdeka.com

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *