DO’A KEBERKAHAN DALAM SUCINYA PERNIKAHAN “

by December 6, 2021
INSPIRASI 0   99 views 0

Fotodoc.

Reportactual.com – Pernikahan dalam Islam termasuk ke dalam suatu ibadah. Lebih dari itu, pernikahan dianggap sakral sehingga pelaksanaannya benar-benar harus disiapkan secara hati-hati.
Hal tersebut berdasarkan sabda Rasulullah berikut: “Nikah itu sunnahku, barangsiapa membenci sunnahku, maka dia bukan umatku.” (HR Bukhari dan Muslim).
Bahkan, pernyataan bahwa pernikahan adalah sebuah ibadah juga tercantum dalam undang-undang, tepatnya Undang-Undang No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Puncak dari acara pernikahan adalah resepsi pernikahan, biasa disebut dengan walimah atau walimatul ‘ursy. Acara ini merupakan perwujudan rasa syukur kepada Allah sekaligus menyiarkan atau mempublikasikan pernikahan kepada kerabat dan handai taulan.
Menurut Miftah Faridil dan Budi Handrianto dalam buku Rumahku Surgaku, bagi kebanyakan orang, resepsi pernikahan adalah puncak kebahagiaan pengantin karena pada hari itu kedua mempelai dinobatkan sebagai raja dalam sehari. Dianggap raja karena semua pandangan tertuju kepada mereka sepanjang acara pernikahan.
Untuk para tamu, memenuhi undangan resepsi pernikahan merupakan salah satu kewajiban tiap Muslim. Saat menghadiri acara tersebut, umat Muslim dianjurkan membaca doa resepsi pernikahan demi kebaikan bagi pengantin. Seperti apakah bacaannya? Simak jawabannya di bawah ini.
Berikut bacaan doa resepsi pernikahan yang diajarkan Rasulullah SAW untuk diamalkan ketika menghadiri resepsi pernikahan yang diambil dari buku Ensiklopedia Doa Muslimah oleh TIM GIP:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَا لَمِيْنَ. اَللهم صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىٰ آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي الْخَيْرِ، اللهم بِفَضْلِكَ عُمَّنَا، وَبِلُطْفِكَ حُفَّنَا وَاجْعَلْ هٰذَا اْلعَقْدَ عَقْدًا مُبَارَكًا مَعْصُوْمًا، وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا أُلْفَةً وَقَرَارًا دَائِمًا، وَلَا تَجْعَلْ بَيْنَهُمَا فُرْقَةً وَفِرَارًا وَخُصُوْمًا وَاكْفِهِمَا مُؤْنَةَ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ.
Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah limpahkanlah rahmat ta’dhim atas junjungan kami, yaitu Nabi Muhammad dan juga keluarga junjungan kami, yaitu Nabi Muhammad. Semoga Allah memberi berkah kepadamu dan keberkahan atas pernikahan kamu, serta mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan.
Ya Allah limpahkanlah anugrah-Mu kepada kami, kelilingilah kami dengan kasih sayaang-Mu, jadikanlah akad ini akad yang berkah lagi terpelihara. Jinakkanlah antara keduanya secara tetap dan kekal, jangan jadikan antara keduanya perpisahan, lari dan pertengkaran, dan cukupilah keduanya kebutuhan dunia dan akhirat.
اَللهم إِنَّا نَسْئَلُكَ أَنْ تُلْقِيَ بَيْنَهُمَا الْمَحَبَّةَ وَاْلوِدَادَ، وَأَنْ تَرْزُقَهُمَا النَّسْلَ الصَّالِحَ مِنَ الْبَنَاتِ وَاْلأَوْلَادِ حَتّٰى تُرِيَهُمَا اْلأَسْبَاطَ وَالْأَحْفَادَ. وَأَنْ تَحْفَظَهُمَا مِنْ مَكَايِدِ الْخَلْقِ أَجْمَعِيْنَ. وَأَنْ تُوَسِّعَ لَهُمَا الرِّزْقَ وَأَنْ تَجْعَلَهُمَا مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ. اَللهم إِنَّا نَسْئَلُكَ اْلعَافِيَةَ وَدَوَامَ اْلعَافِيَةِ، وَالشُّكْرَ عَلَى اْلعَافِيَةِ،
Artinya: “Ya Allah sesunggahnya kami memohon kepada-Mu untuk berkenan melimpahkan cinta dan kasih sayang pada keduanya, karuniailah keduanya keturunan yang shaleh (baik) dari anak perempuan dan laki-laki, hingga keduanya dapat melihat anak cucu keturunannya.
Jagalah keduanya dari tipu daya semua makhluk. Lapangkanlah rizki keduanya dan jadikanlah keduanya sebagai hamba-hamba-Mu yang shaleh. Ya Allah kami memohon kepada-Mu keselamatan yang kekal dan dapat menyukuri kenikmatan itu.
اَللهم أَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ أَبِيْنَا آدَمَ وَأُمِّنَا حَوَّاءَ، وَ أَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَيِّدَتِنَا خَدِيْجَةَ اْلكُبْرَى، وَ أَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا عَلِىٍّ وَسَيِّدَتِنَا فَاطِمَةَ الزَّهْرَاءِ، وَ أَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ الْمَاءِ وَالثَّلْجِ.
Artinya: “Ya Allah, jinakkanlah keduanya sebagai mana Engkau menjinakkan antara bapak kami Adam dan ibu kami Hawa, jinakkanlah keduanya sebagai mana Engkau menjinakkan antara junjungan kami Nabi Muhammad saw dan Siti Khadijah, jinakkanlah keduanya sebagai mana Engkau menjinakkan antara Sayidina Ali dan Siti Fatimah, jinakkanlah keduanya sebagai mana Engkau menjinakkan antara air dan es.
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتّقِيْنَ اِمَامًا
Artinya: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami prmimpin bagi orang-orang yang bertaqwa.
رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّاِر. وَصَلىَّ اللهُ عَلىٰ سَـيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلىٰ اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ … اَلْفَاتِحَهْ
 Artinya: “Tuhan kami berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta jauhkanlah kami dari siksa neraka. Semoga rahmat ta’dhim Allah selalu dilimpah-kan kepada junjungan kita Nabi Muhammad dan kepada keluarganya serta para sahabatnya dan semoga Allah memberi keselamatan. Al-Fatihah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.